Pressure.co.id, Gorontalo – Pada Rabu (20/11/2024), Dirman Lantowa, pemilik akun Facebook Diram Lantowaa, memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai dugaan pengusiran pedagang yang berjualan di depan lokasi tanah miliknya. Dirman menegaskan bahwa ia tidak pernah mengeluarkan kata-kata atau memposting sesuatu di media sosial yang mengarah pada pengusiran pedagang tersebut.
Saat menemui tim redaksi media ini, Dirman menjelaskan bahwa semua status yang ia unggah di Facebook selama ini berkaitan dengan urusan bisnis, bukan urusan politik. “Saya ingin menegaskan bahwa saya tidak pernah berkomentar atau memposting sesuatu yang mengusir pedagang. Semua status yang saya buat selama ini berkaitan dengan urusan bisnis, dan itu harus diingat. Jika saya menagih hutang melalui Facebook, itu semata-mata karena sudah lama saya menunggu pembayaran tanpa ada itikad baik dari pihak yang berhutang,” ujar Dirman.
Dirman juga mengungkapkan bahwa namanya telah dibawa-bawa dalam isu yang dipolitisasi, dengan klaim yang menyebutkan bahwa dirinya melakukan pengusiran terhadap pedagang. “Saya sangat kecewa dan merasa difitnah dengan isu ini. Saya tidak pernah mengusir siapapun. Ini adalah fitnah yang sangat kejam dan tidak berdasar,” tambahnya.
Dalam klarifikasinya, Dirman menekankan pentingnya membedakan antara urusan bisnis dan politik. “Bisnis saya adalah urusan saya. Saya berharap masyarakat memahami hal ini dengan jelas dan tidak terpengaruh oleh berita yang tidak benar,” tutup Dirman dengan tegas.
Dengan pernyataan ini, Dirman berharap dapat meluruskan kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat dan mengimbau agar semua pihak tidak terbawa oleh isu yang tidak memiliki dasar yang jelas. (Tim)

















